LABUAN BAJO, DISDAGRIN – Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Kabupaten Manggarai Barat, Adrianus Ojo, memberikan arahan tegas dan strategis kepada seluruh jajaran aparatur sipil negara (ASN) dalam apel pagi yang berlangsung pagi ini, Kamis (11/6).
Dalam momentum tersebut, Adrianus menggarisbawahi pentingnya melakukan reformasi internal melalui penguatan budaya kerja cepat, taktis, dan konsisten berbasis data. Langkah ini dinilai krusial demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel (good governance) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat.
Menurut Adrianus, di era modern ini, akurasi dan validitas data tidak boleh lagi hanya dipandang sebelah mata sebagai instrumen pelaporan administrasi di atas kertas. Sebaliknya, data yang kuat dan konkret merupakan "senjata" utama dinas dalam memperjuangkan dukungan anggaran yang lebih optimal dari tim anggaran pemerintah daerah.
"Kita tidak bisa lagi bekerja hanya berdasarkan asumsi atau kebiasaan lama. Dengan kekuatan data yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan, kita memiliki posisi tawar (bargaining position) serta argumentasi yang kuat untuk mengajukan penambahan anggaran. Anggaran tersebut sangat kita butuhkan untuk mendukung kerja-kerja strategis di setiap bidang," ujar Adrianus di hadapan peserta apel.
Fokus Utama: Stabilitas Harga dan Operasional Survei Bapok
Lebih lanjut, Adrianus menjelaskan bahwa salah satu fokus utama yang membutuhkan dukungan anggaran kuat dan perhatian serius adalah operasional kinerja survei harga barang pokok (bapok) serta barang penting lainnya di pasar-pasar tradisional maupun modern di wilayah Manggarai Barat.
Ia menegaskan bahwa pemantauan harga di lapangan tidak boleh dilakukan secara berkala saja, melainkan harus konsisten setiap hari. Sebagai destinasi pariwisata super prioritas, stabilitas ekonomi di Labuan Bajo dan sekitarnya sangat bergantung pada kontrol pasar yang ketat.
Data harian yang dikumpulkan oleh petugas lapangan akan menjadi acuan krusial bagi pemerintah daerah dan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID). Melalui data tersebut, pemerintah dapat mendeteksi gejolak harga secara dini (early warning system), mengambil langkah intervensi pasar yang tepat, sekaligus menjamin kepastian harga dan stabilitas stok barang demi melindungi daya beli masyarakat.
Empat Instruksi Strategis Terkait Persiapan Rapat RKPD
Menghadapi agenda krusial daerah yang berlangsung hari ini, yaitu Rapat Pembahasan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun Anggaran 2027 tingkat Dinas, Kepala Dinas memberikan empat poin instruksi taktis yang wajib segera dieksekusi oleh seluruh kepala bidang, pejabat fungsional, dan staf:
- Dukungan Data Maksimal dan Cepat
Setiap bidang diwajibkan untuk menyuplai, mengintegrasikan, dan melengkapi data sektoral secara cepat dan akurat. Data ini akan menjadi bahan baku utama agar pembahasan RKPD berjalan lancar dan objektif.
- Penyusunan TOR
Mewajibkan setiap bidang menyiapkan Terms of Reference (TOR) yang detail, rasional, dan memiliki indikator kinerja yang jelas (output dan outcome) untuk setiap rencana program yang diusulkan.
- Penyusunan Laporan Kinerja Berkala
Menginstruksikan pembuatan laporan kinerja berkala dari masing-masing bidang secara berkala. Hal ini penting sebagai bentuk evaluasi internal sekaligus wujud transparansi kerja kepada publik dan pimpinan daerah.
- Tertib Administrasi dan Akuntabilitas Rapat Disposisi
Menegaskan bahwa setiap rapat eksternal yang didelegasikan melalui lembar disposisi Kepala Dinas wajib dibuatkan laporan tertulis hasil rapatnya secara mandiri (notulen resmi) dan segera dilaporkan kembali kepada Kepala Dinas sesaat setelah rapat selesai.
Di akhir arahannya, Adrianus Ojo berharap agar momentum pembahasan RKPD Tahun 2027 ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh seluruh kepala bidang dan jajarannya. Ia meminta agar forum rapat tidak sekadar menjadi rutinitas tahunan, melainkan menjadi wadah untuk menyusun program kerja inovatif yang berdampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi daerah.
"Mari kita manfaatkan pembahasan RKPD hari ini untuk merancang masa depan Dinas perdagangan dan perindustrian Kab. Manggarai Barat yang lebih baik dengan berbasis data," pungkasnya menutup apel pagi.
Penulis: Renaldus Nasrio
Editor : Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Manggarai Barat
Tanggal Publikasi: Labuan Bajo, 11 Juni 2026